Menyajikan informasi tentang warga banua, aktivitas dan sosial budaya yang ada didalam masyarakat Kalimantan Selatan.
Monday, November 9, 2020
Sejarah Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama dan Berdirinya web Banua.co LTN PCNU Banjar
Wednesday, April 22, 2020
Satu Hari Menuju Ramadhan, Mari Mengaji Bab Puasa
Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, untuk itu kita mengingat kembali, mengkaji BAB PUASA.
*Syarat Wajib Puasa* :
1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Sihat
5. Bermukim (Tidak Musafir)
6. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
*Syarat Sah Puasa* :
1. Islam
2. Berakal & Mumayyiz
3. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
4. Nyata masuknya bulan Ramadhan
*Rukun-Rukun Puasa*:
1. Orang Yang Puasa
2. Berniat
3. Menahan Diri Daripada Perkara Yang Membatalkan Puasa
*Perkara Yang Membatalkan Puasa* :
1. Makan Dan Minum Dengan Sengaja
2. Memasukkan Dengan Sengaja Benda Ke Dalam Rongga Yang Terbuka
3. Muntah Dengan Sengaja
4. Keluar Haid & Nifas
5. Gila
6. Murtad
7. Keluar Mani Dengan Sengaja
8. Bersetubuh Pada Siang Hari
*Perkara Sunat Ketika Puasa* :
1. Segera Berbuka Puasa
2. Berbuka Dengan Kurma/Juadah Manis
3. Baca Doa
4. Melambatkan Bersahur
5. Banyakkan Baca Al-Quran, Berzikir, Berselawat Dan Membuat Amal Kebajikan
6. Sentiasa Bersedekah
7. Jauhkan Diri Daripada Bercakap Perkara Yang Sia-Sia Dan Perbuatan Yang Tidak Membawa Manfaat
8. Mandi Junub Lebih awal Sebelum Masuk Waktu Subuh
*Makruh Ketika Puasa* :
1. Bersuntik
2. Berbekam
3. Berkumur-Kumur
4. Memasukkan Air Ke Dalam Rongga Hidung Secara Berlebihan
5. Mandi Yang Berlebihan
6. Rasa Makanan Di Hujung Lidah
*Golongan Yang Wajib Qada' Puasa* :
1. Orang Sakit Yang Ada Harapan Untuk Sembuh
2. Orang Yang Musafir (Bukan Kerana Maksiat)
3. Orang Yang Kedatangan Haid Dan Nifas
4. Orang Yang Meninggalkan Niat Puasa
5. Orang Yang Sengaja Melakukan Perkara2 Yang Membatalkan Puasa
6. Orang Yang Pitam/Mabuk
7. Orang Yang Sangat Lapar Dan Dahaga
*Mereka Yang Di Kenakan Membayar Fidyah Puasa*:
1. Mereka Yang Tidak Dapat Mngqada'kan Puasa Sehingga Masuk Ramadhan Kali Kedua - (Fidyahnya : 1 Cupak Beras Untuk Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Di Samping Mengqada' Puasa) Bagi Setahun Tertinggal..
Kalau Tidak Di Qada' Sehingga Melampaui 2 Tahun Maka Di Kenakan 2 Cupak Tetapi Puasa Tetap Juga 1 Hari (Tiada Tambahan)
2. Orang Sakit Yang Tidak Ada Harapan Untuk Sembuh
3. Orang Yang Terlalu Tua Dan Tidak Berdaya Untuk Berpuasa
4. Orang Yang Ada Qada' Puasa Tetapi Meninggal Dunia Sebelum Sempat Berbuat Demikian (Fidyahnya : Di Buat Oleh Kerabat Si Mati/Di Ambil Daripada Harta Pusakanya)
5. Perempuan Yang Mengandung/Yang Menyusukan Anaknya Perlu Mengqada' Puasa Dan Membayar Fidyah 1 Cupak Beras Bagi Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Sekiranya Dia Meninggalkan Puasa Kerana Bimbangkan Anaknya Tetapi Sekiranya Dia Takut Memudaratkan Pada Dirinya Dia Hanya Wajib Mengqada' Puasanya
*Kaffarat Bersetubuh Pada Bulan Ramadhan* :
Orang Yang Bersetubuh Pada Siang Hari Bulan Ramadhan, Maka Kedua2 Suami Isteri Tersebut Perlu Mengqada' Puasa Berkenaan Dan Suami Wajib Membayar Kifarat (Denda) Seperti :-
1. Memerdekakan Seorang Hamba Mukmin L/P
(Sekiranya Tidak Mampu)
2. Berpuasa 2 Bulan Berturut-Turut Tanpa Terputus (Kalau Tidak Berdaya)
3. Memberi Makan Kepada 60 Orang Fakir Miskin
Walau Bagaimana Pun, Jika Persetubuhan Itu Di Lakukan Kerana Terlupa, Jahil Tentang Haramnya/Di Paksa Ke Atasnya Tidaklah Wajib Kifarat
*Tingkatan Puasa*:
1. Puasa Umum - Sekadar Menahan Makan, Minum Dan Keinginan Berjimak
2. Puasa Khusus - Memelihara Mata, Telinga, Lidah, Tangan Dan Kaki Daripada Melakukan Dosa Selain Menahan Diri Daripada Perkara Di Atas
3. Puasa Khusus Al-Khusus - Merangkumi puasa Di Atas Dan Di Sempurnakan Pula Dengan Puasa Hati Daripada Semua Keinginan Zahir Dan Batin
*Mereka Yang Di Benarkan Meninggalkan Puasa* :
1. Orang Yang Hilang Daya Upaya Seperti Sakit Yang Apabila Berpuasa Akan Menambahkan Keuzuran
2. Orang Musafir
3. Org Yang Terlalu Tua Dan Amat Lemah
4. Orang Yang Tersangat Lapar Dan Dahaga
5. Perempuan Hamil/Menyusukan Anaknya Yang Apabila Berpuasa Boleh Memudaratkan Diri/Anak Yang Di Susui Itu
*Berbuka puasa dgn buah kurma + minum air hangat.*
*JANGAN minum minuman bergas + es*
Yaa Allah sampaikan umur kami untuk bertemu Ramadhan...
Tuesday, April 21, 2020
Bagaimana Fakta Puasa Bagi Kesehatan?
2. WHO>> organisasi internasional yang khusus menangani bidang kesehatan, menyatakan bahwa puasa dapat meningkatkan kesehatan fisik, membuang racun di dalam tubuh, mencegah kolesterol, menyembuhkan magh, darah tinggi.
4. Meningkatkan kontrol gula darah beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kotrol gula darah, yang bisa sangat berguna bagi mereka yang beresiko diabetes. Sementara itu, ulasan lain menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori dalam mengurangi resistensi insulin.
5. Puasa intermiten selama satu bulan secra signifikan menurunkan tingkat gejala inflamasi Peradangan.
Sunday, April 19, 2020
Bolehkan Tidak Melaksanakan Shalat Jumat dan Jamaah Disebabkan Virus Corona?
*TIDAK MELAKSANAKAN SHALAT JUMAT DAN JEMAAH DISEBABKAN VIRUS CORONA*
Penulis : _Dr Zein bin muhammad Al-aydarus, dosen ilmu hadist di universitas hadramaut._
Diterjemahkan oleh: _Abbas Rahbini Mawardi_
Jawab :
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.
Berkata Al-allamah zakaria Al-anshari As-syafi'i -rahimahullah-
_[Fathul wahhab syarah minhajut-thullab 109/1]._
_Al-allamah ibn hajar Al-haitami -rahimahullah- pernah ditanya ._
_Maka Al-imam Ibn hajar Radhiyallahu menjawab:_
_Maka dengan ini diketahui bahwa faktor dicegahnya penderita penyakit lepra atau kusta itu karena dikhawatiri mudharatnya kepada orang lain. Dalam kondisi seperti ini mencegah nya mempunyai kekuatan hukum wajib._
_(Al-fatawa Kubra Al-fiqhiyyah 212/1)_
[Tuhfatul Minhaj bi syarhi Al-minhaj 276/6].
Berkata Al-allamah Zakaria Al-anshori -rahimahullah-
[Asnaa Al-mathalib 215/1]
Sebagaimana shalat berjemaah maka shalat jum'at juga termasuk,
Berkata Al-imam Nawawi -rahimahullah- :
*KESIMPULAN*
Allah berfirman :
وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
_dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan_.
Juga Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
الحكم يدور مع العلة وجوداً وعدماً
_Hukum itu berputar bersama Ilatnya, ada dan tidak adanya illat itu._
إن درء المفاسد أولى من جلب المصالح إذا تحققت المفسدة من الاجتماع
perkir'an atau ragu-ragu atas adanya kerusakan, maka tidak boleh dijadikan sebuah sandaran atau patokan, sementara kemaslahatan shalat berjamaah dan shalat jum'at itu sudah nyata-nyata adanya.
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ مَنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أَنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَىٰ فِي خَرَابِهَا ۚ أُولَٰئِكَ مَا كَانَ لَهُمْ أَنْ يَدْخُلُوهَا إِلَّا خَائِفِينَ ۚ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ [سورة البقرة : 114]
27 rajab 1441 H
22/03/2020 M