Wednesday, June 14, 2023

Di antara Banua.co, Banjar.NU, dan Albanjari.com

Di antara Banua.co, Banjar.NU, dan Albanjari.com

Oleh : Rohmiah

Masih membekas dalam ingatan pada tanggal 19 Oktober 2020 mulai menulis di Banua.co, ajakan katua LTN Banjar untuk bergabung dengan tim disambut dengan riang gembira, belajar menulis berita tentang kegiatan NU dan Badan Otonom (Banom) di Kabupaten Banjar.

Kala itu sungguh senang dan semangat untuk meneruskan cita-cita yang sempat tertunda menjadi seorang penulis. Ya, cita-cita yang di awali dari menulis karangan yang diberikan oleh guru SD waktu itu. Sehingga pada akhirnya menjadi akar yang kuat untuk menjadikannya sebagai cita-cita. Walaupun waktu itu tidak ada  kesempatan, tidak tau caranya merealisasikan mimpi itu.

Saking bahagianya, di ajak menulis di Web NU. Sering begadang, membaca dan menshare google bagaimana menjadi penulis yang baik. Tidak pernah ikut pelatihan sama sekali. Namun hati yakin untuk tetap melanjutkan mimpi itu.

Sampai pada masanya, perjalanan tak selalu mulus, ada beberapa rintangan dan hambatan yang bermunculan, mulai dari tidak sinkron di antara atasan, tidak ada kesamaan visi dan misi, mulai melemahkan semangat penulis amatir ini.

Segala tantangan dalam menaikkan elaktabilitas itupun semakin banyak, tekanan mulai berdatangan kiri dan kanan. Pada akhirnya setelah kurang lebih setahun tim kita keluar dari Web itu.

Waktu tetap berdentang maju tanpa henti, tim kita juga mulai membuat media IG dan FB atas nama komunitas. Karena mulai bertambah followers kita, sehingga tim kita kembali dipercaya untuk mengisi Web Banjar.NU, Web khusus milik PCNU Banjar. Tidak bertahan lama, Web itupun sebelas duabelas dengan Web yang terdahulu.

Kemudian muncul gagasan untuk menerbitkan buku. Komunitas tetap berjalan sehingga sampai pada momen haul Abah Guru, maka tim kita kerja keras bahu membahu membuat satu gebrakan untuk giat lomba menulis puisi tentang Guru Tercinta.

Kegiatan itu berjalan dengan lancar, buku terbit dan kita kembali mendapat kepercayaan untuk mengisi Web Portal NU Banjar dengan nama Albanjari.com. Sungguh bersyukur atas karunia Tuhan yang tak terhingga,  karena itu dengan niat tulus tim untuk turut serta menjaga dan  melestarikan literasi Syaikh Muhammad Arsyad Albanjari, tim kita mengadakan pelatihan jurnalistik yang anggotanya terdiri dari perwakilan dari setiap Majlis Wakil Cabang NU Banjar, Banom dan Mahasiswa.

Antusias peserta pada kegiatan  pelatihan jurnalistik dapat di acungi dua jempol, jumlah peserta melampaui  ekspektasi. Sehingga kontributor-kontributor MWC NU di tiap kecamatanpun terbentuk dengan penanggung jawab masing-masing kontributor di tiap daerah.

Alhasil Web kita pun ramai dan mulai naik. Apalagi tidak berselang lama setelah itu, LTN menjadi bagian dari pelestarian  manuskrip Syaikh Muhammad Arsyad Albanjari yang bekerjasama dengan Perpustakaan nasional dan Badan  Riset dan Inovasi Nasional. Pencapaian yang membanggakan bagi kita masyarakat Kabupaten Banjar, karena manuskrip tersebut adalah warisan budaya nasional yang masih ada sampai saat ini.

Namun persoalan tetap bertandang, bertamu dan datang silih berganti dari kurang aktif tim, kurang semangat, sampai kurangnya post di setiap hari, minggu dan bulan.

Sampai pada saat itu, kita berdiskusi panjang lebar antara semua tim. Maka dapatlah kesepakatan untuk menerbitkan buku lagi, kali ini dengan tema Biografi Ulama Martapura.

Semangat pun membara kembali, penulis amatir ini akan terus menulis dan menulis lagi dan sampai hari ini, walaupun kadang mulai kendor, kita bertekad untuk tetap melanjutkan sampai akhir. Insya Allah.

No comments:

Post a Comment

silahkan isi komentar anda