Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Tuesday, June 6, 2017

Karya ke dua "Andai aku burung"

Andai aku burung karya bintu Abdullah http://ippnu-kab-banjar.blogspot.com/2017/05/andai-aku-burung-karya-bintu-abdullah.html

Sunday, June 4, 2017

Takdir Tuhan karya bintu 'Abdullah

Takdir Tuhan
Sepi kurasa walau berada di keramaian
Sunyi senyap menyelimuti hati
Suasana gaduh tak berpengaruh bagi ku
Yang jauh yang selalu terkenang
Sengaja menepi karena merasa diri hanyalah setitik debu
Mengharap asa yang tak kunjung datang
Tersenyum... Seakan tak terjadi apa apa
Ikut serta kesana kemari walau hati entah kemana
Lelah menjadi pemain,  sekalipun hanya pemain cadangan
Menjadi penonton yang baik yang jadi pilihan
Oooh...jadi begitu?
Akhirnya ber oooh.....dan kata oooh  sebagai penutup
Semakin kesini semakin faham
Hadapi kenyataan setajam pedang
Hadapi kebenaran sepahit empedu
Hadapi dengan hati yang lapang
Keberanian menghadapi nya adalah karunia
Asa yang sempat hilang menuju arah yang sebenarnya
Keyakinan dan kepercayaan
Campur tangan tuhan pasti berjaya

Friday, May 19, 2017

Andai aku burung karya bintu Abdullah

Andai aku burung

Andai aku burung, Aku akan terbang
Sesaat lagi aku akan pulang
Membawa secercah harapan
Untuk mengayuh bahtera masa depan

Andai aku burung,  akan ku raih bintang
Ku serahkan padamu, tuk di genggam
Sebagai bukti janji ku bukan hanya hayalan
Namun sebuah kenyataan

Tapi apalah daya
Aku hanyalah wanita biasa
Sayap ku tak punya
Apalagi terbang tinggi di angkasa

Aku hanya berdoa
Semoga mimpi menjadi nyata
Dengan doa dan usaha
Sebagai tawakkal pada sang pencipta

Istikharoh selalu ku lakukan
Meminta petunjuk dan bimbingan
Sabar dan sabar sebagai jawaban
aku hanyalah menunggu takdir Tuhan

Dengan bekal istikharoh itu
Aku pun berbenah untuk perbaikan diriku
Semoga Allah selalu melindungiku
Dari segala hal yang menyesatkanku

Aku dan kamu karya bintu Abdullah

Aku dan kamu

Aku sadar bahwa aku
Bukanlah siapa - siapa mu
Aku hanyalah teman untuk mu
Tidak lebih dari best friend mu

Aku masih pada prinsipku
Untuk menjadi orang yang berguna
Kau ataupun orang lain akan ku bantu
Dengan mengharap ridho Allah sahaja

Ada orang yang bertanya siapa mu
Dalam semua tulisanku
Mu yang aku maksud adalah kamu
Iya... Kamu yang dulu mengisi hatiku

Saat ini aku hanya orang biasa
Bagai debu yang berterbangan
Mu yang mengisi hatiku hanyalah teman biasa
Sekarang Aku mulai bisa melupakan

Besok atau lusa
Kita pasti bertemu
Dengan tambatan hati kita
Yang sudah ditentukan oleh Allah yang satu