Saturday, September 12, 2020

Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC. IPPNU ) Kabupaten Banjar Bertempat di Gedung Islamic Center, Sabtu (12/09/2020)

Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC.IPPNU)  Kabupaten Banjar
Bertempat di Gedung Islamic Center, Sabtu (12/09/2020) pagi.

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Ketua NU kab. Banjar, Ketua Muslimat Kab. Banjar, Ketua PW IPPNU Kalimantan Selatan, Ketua PW IPNU Kalimantan Selatan, Ketua PW Muslimat Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua PC. Muslimat Kab. Banjar, Pengurus Fatayat NU Kab. Banjar, Ketua PC IPPNU Kab. Banjar, Ketua PC IPNU Kab. Banjar, para pengurus PC, PAC, PKPT, PK IPPNU dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama.

"Semoga bisa mengemban amanah dengan baik dan bisa membawa NU semakin kokoh menjalankan faham Ahlus sunnah wal jama'ah nya, dan Semoga kebersamaan kita hari ini semakin mengokohkan peran dan perjuangan kita untuk membesarkan organisasi ini dan menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar".harap Saidi.

Wakil Bupati Banjar berharap IPPNU menjadi pelopor dan garda terdepan dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia, cerdas, unggul dan kreatif.

" IPPNU harus menjadi pelopor dan garda terdepan dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia, cerdas, unggul dan kreatif. Generasi yang harus menguasai teknologi dan bisa mengarahkan teknologi tersebut untuk kemaslahatan  umat, mampu meredam berita tidak benar (hoax), dan menjadikan media sosial untuk berdakwah". tambahnya.

Sementara itu, Ketua PW IPPNU Kalimantan Selatan mardhatillah berharap PC IPPNU Kabupaten Banjar menjadi semakin maju dan bisa bekerjasama dengan pihak terkait.

"Dimasa pandemi ini IPPNU wajib membantu Pemerintah dalam mensosialisasikan pencegahan untuk memutus mata rantai Covid-19, semoga IPPNU dapat menjadi pioner pelajar-pelajar di Kabupaten Banjar". harap Ketua PW IPPNU Kal Sel.

Ketua PC IPPNU Kabupaten Banjar Periode 2019-2021 yang dilantik tersebut adalah Khuzaimah yang dilantik langsung oleh Ketua PW IPPNU Kalimantan Selatan Mardhatillah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan PAC IPPNU Kecamatan Martapura Kota, PK Darussalam Martapura dan PKPT IPPNU IAI Darussalam Martapura.

Wednesday, September 2, 2020

keutamaan meletakkan tangan di atas kepala ketika membaca surah Al- hasyr

Keutamaan Meletakkan Tangan di Atas Kepala Saat Membaca Surah al-Hasyr: 21

Surah Al-Hasyr merupakan surah ke 59 dalam Al-Quran. Surah ini termasuk golongan Madaniyah dan terdiri dari 24 ayat. Pada saat kita membaca surah ini dan sudah sampai pada ayat 21, kita dianjurkan untuk sambil meletakkan tangan di atas kepala kita.

Di antara keutamaan meletakkan tangan ini adalah bisa menjadi sebab kesembuhan semua penyakit. Ini sudah banyak dipraktekkan oleh para ulama dan mereka menemukan kesembuhan melalui praktek ini. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Qawanin Al-Fiqhiyah berikut;

وروينا حديثا مسلسلا في قراءة آخر سورة الحشر مع وضع اليد على الرأس إنها شفاء من كل داء إلا السام والسام هو الموت وقد جربناه مرارا عديدة فوجدناه حقا
"Kami meriwayatkan hadis musalsal saat membaca akhir surah Al-Hasyr dengan meletakkan tangan di atas kepala. Sesungguhnya hal itu merupakan obat dari setiap penyakit kecuali kematian. Kami telah mencobanya berulang-ulang dan kami temukan kebenarannya."

Yang dimaksud akhir surah Al-Hasyr dalam riwayat di atas adalah ayat 21 sampai akhir, yaitu dimulai dari ayat :

{لَوْ أَنزلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الأمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ (21) هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ (22) هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (23) هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (24) }

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Khatib Al-Baghdadi dalam kitab Tarikh-nya, dari Idris bin Abdul Karim Al-Haddad, dia berkata;

قرأت على خلف فلما بلغت هذه الآية { لو أنزلنا هذا القرآن على جبل } قال : ضع يدك على رأسك فإني قرأت على سليم فلما بلغت هذه الآية قال : ضع يدك على رأسك فإني قرأت على الأعمش فلما بلغت هذه الآية قال : ضع يدك على رأسك فإني قرأت على يحيى بن وثاب فلما بلغت هذه الآية قال : ضد يدك على رأسك فإني قرأت على علقمة والأسود فلما بلغت هذه الآية قال : ضع يدك على رأسك فإنا قرأنا على عبد الله فلما بلغنا هذه الآية قال : ضعا أيديكما على رؤوسكما فإني قرأت على النبي صلى الله عليه وسلم فلما بلغت هذه الآية قال لي : ضع يدك على رأسك فإن جبريل لما نزل بها إلي قال لي : ضع يدك على رأسك فإنها شفاء من كل داء إلا السأم والسأم الموت
"Saya membaca pada Khalaf, setelah saya sampai pada ayat ‘law anzalnaa haadza al-qur’aana’ dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena saya membaca pada A’masy, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena saya membaca pada Yahya bin Watsab, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu karena saya membaca pada Alqamah dan Aswad, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena kami membaca pada Abdullah, setelah kami sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tangan kalian berdua di atas kepala kalian karena saya membaca pada Nabi Saw, setelah saya sampai ayat ini beliau berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena Jibril saat menurunkan ayat ini padaku, dia bilang padaku: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena itu adalah obat dari segala penyakit kecuali kematian."